Tuesday, June 6, 2017

Koleksi Baru Sling Bag Stylus Photo Gallery

Terinspirasi sling bag yang saya lihat di website Sling Bag dan permintaan banyak teman-teman di grup untuk membuat tas dengan logo grup. Lalu setelah kasak kusuk cari pengrajin yang bisa membuat tas seperti ini, akhirnya grup saya order 100 tas dengan 3 macam model, salah satunya sling bag ini.  Tas ini berfungsi untuk menyimpan asesoreis kamera dan pernak-pernik lainnya yang sangat penting saat seorang fotografer di lokasi foto, yang tidak akan sempat buka tutup tas kameranya yang besar untuk mengganti batere misalnya, mobile phone, memorycard, uang, rokok sesuai kebutuhannya di lapangan.  

Sling bag dari www.aliexpress.com
Yang sedang tahap pemesanan ke pengrajin tas di Kota Bandung, model tasnya seperti di bawah ini. Saya pilih kombinasi warna hitam merah sesuai warna Stylus, Merah Hitam dan sangat cocok dengan logonya... Seminggu lagi orderan tas ini beres..  Luar biasa rasanya.. ✌💜

Koleksi Baru Tas Stylus yang cool 👌

Dokter dan Obat

Dua minggu lebih kena griep rasanya luar biasa hahaha... Tak berdaya, cuma bisa tidur dan tidur lagi.. Nafsu makan juga nggak ada, makanan rasanya pahit dan asin..  hadeuh watir banget....  💣💥

Lalu ke dokter langganan biasanya itu sama Abram, dengan harapan bisa dikasih obat dan cepat bebas dari batuk berat yang sangat menyiksa ini dan sembuh... Kebetulan Abram juga tertular dari saya. Waktu itu saya sudah duduk manis di ruang tunggu praktek dokter, sambil sudah percaya diri saja, pasti akan dilayani dokter, karena sakit parah gini.

yang sama-sama kena griep...
Saat nunggu, ada pasien lain datang, sama-sama nunggu, lalu ketika giliran dokter manggil pasien berikutnya dan melihat ada dua yang antri, yaitu saya dan yang baru datang itu, dokter itu bilang ke saya :

"Maaf ya bu, yang bisa dilayani cuma yang sudah buat janji... Jadwalnya sudah berubah. Memang biasanya kamis bebas tanpa janji, tapi jadwal yang tanpa janji itu jadi Hari Senin bukan sekarang..." dengan muka yang berkata silakan pulang...

"Oo ok dokter... " sambil jawab bingung dan gondok, terpaksa saya mengalah ke yang baru datang itu... Karena memang saya nggak menelepon untuk datang ke praktek dokter itu. Akhirnya saya putuskan untuk pulang daripada lama menunggu, nanti tiba-tiba datang pasien lain yang sudah buat janji dan saya harus nunggu lagi sampai terakhir.

"Dasar, dokter nggak punya perasaan... " ngomel-ngomel saya ke Abram, protes soal sikap dokter itu. Masa nggak dilayani karena nggak buat janji. Saya sih nggak apa-apa besok juga, tapi ini anak bujang sudah mulai meriang lagi sepanjang jalan menuju rumah... Terpaksa kasih lagi paracetamol untuk demamnya. Masalahnya anak ini ada asma, dia kesulitan napas, jika terbatuk, makanya butuh dokter supaya bisa dapat obat yang bisa membuatnya bernafas nyaman. Lalu di otak kepikiran untuk mencari dokter pribadi yang pengganti, supaya kalau sakit bisa cepat dilayani. Lagi pula, siapa sih yang merencanakan sakit? Saya yakin tidak ada yang mau sakit...

Sampe rumah, cepet-cepet kirim pesan ke Eva, saya mau tanya dokter langganan dia yang katanya dekat rumah saya lokasi prakterknya. Saya minta nama dokternya, alamatnya dan nomor teleponnya, supaya besok buat janji dan bisa cepat segera dikasih obat yang ampuh. Kasihan juga Abram dia demam bolak balik. Alhasil, pagi-pagi suami saya nelepon ke dokter yang direkomendasi Eva, dan jam 12 siang hari itu juga saya disuruh ke situ... Ah lega... 👌👌

Singkatnya, saya dan Abram udah di tempat praktek dokter yang baru. Eh dokternya asik, pinter dan bisa diajak diskusi, dan kepikiran mau minta resep obat yg komposisinya sama dengan Sanaflu atau Decolgen, maklum biar cepet bebas dari flu dan kawan-kawannya ini... Kan di Indonesia obat kayak gitu dijual bebas. Biasanya kalau pakai obat itu flu cepat reda dan sembuh. Lagi pula saya ini cuma sakit flu biasa, pasti bisa cepat sembuh jika dikasih obat yang sama komposisinya kayak obat yang saya inginkan (sanaflu/decolgen) itu.

Saat diperiksa, pakai stetoskop dari punggung saya, dokter bilang ada yang tidak beres dengan saluran pernafasan saya, sepertinya saya kena infeksi saluran pernafasan... Ya, pastilah orang saya menderita batuk nonstop sampai saat saya nulis ini.. Pasti saluran pernafasan juga jadi terinfeksi karena batuk yang parah. Sesudah itu, Abram juga diperiksa. Lalu dokter menulis resep untuk Abram dan surat rujukan untuk saya ke rumah sakit, kalau saya harus di X-Ray untuk memastikan kondisi di sekitar paru-paru dan saluran pernafasan. Niat minta obat seperti obat di Indonesia ditunda sampai besok, sesudah dapat hasil dari X-Ray hari ini. Lalu saya antar Abram pulang dan saya ke rumah sakit untuk melakukan X-Ray, karena besok harus balik lagi ke dokter itu untuk mengetahui hasilnya dan obat apa yang harus dikasih.

Di bus sama Aldrich
Besoknya, pagi-pagi sesuai janji dengan dokter itu harus balik lagi, saya ke sana ditemani Aldrich. karena sesudah dari dokter, saya harus ke Action Supermarket. Singkatnya di ruang dokter, sang dokter memperlihatkan hasil X-Ray kemaren. Thank you God.. hasilnya bagus.. katanya saluran pernafasannya saya bersih tidak ada yang terinfeksi, tapi bronches kiri kanan yang terinfeksi karena batuk parah yang tidak berhenti-berhenti. Lalu dokter itu bilang :
Dokter "Saya akan kasih kamu antibiotik dosis tinggi utk membersihkan kondisi bronches itu dan ada satu pil (lupa namanya keburu dibuang dus-nya) untuk mematikan jamur yang muncul krn batuk itu di sekitar situ." 
Saya : "Dokter saya nggak mau amoxicillin, selain saya tidak tahan bau obatnya, saya suka mau muntah... Teman saya di Indonesia juga seorang dokter, dia pernah bilang ada antiobiotik bentuk pil yang hanya untuk 3 hari, apa dokter tau namanya?"
Dokter "Ya benar ada, saya akan kasih antibiotik itu, tapi untuk 6 hari, karena infeksinya di sekitar bronches."
Saat dikasih obat batuk, saya lagi-lagi memotong dokter itu berbicara :
Saya : "Maaf dokter, kalau boleh untuk obat batuk saya mau yang pil, karena kalau sirop saya sudah tidak mempan dan tidak ada progress menuju sembuh..."
Dokter : Ya, saya kasih kamu tablet yang lebih kuat dari sirop... (sambil dia cari-cari di komputernya nama obat batuk yg dia maksud)
Obat Flu Tidak menyebabkan kantuk
Lalu saya memperlihatkan foto komposisi obat Sanaflu/Decolgen, seperti rencana saya kemaren, saya ingin dibuatkan resep obat flu-nya seperti komposisi obat flu yang suka saya dibeli di Indonesia karena di Indonesia obat ini mudah didapat. Saya lihat dokter itu membaca foto yang saya tunjukkan lewat smartphone saya, lalu tersenyum, dan menjelaskan : 
Dokter  : "Di Eropa sudah dilarang obat mix kayak gitu. Memang obat ini bagus, selain untuk demam, kalau hidung kita tersumbat, lendirnya tidak masuk ke saluran pernafasan dan pasien nyaman, cepat sembuh, tapi efeknya di masa depan ada saja, rapuh tulang, kebutaan dll.. Kita kan di Eropa, orang-orang  hidup kadang sampai lebih dari 90 tahun jadi jangan sampai umur 50 tahun sudah sakit macam-macam karena efek obat mix kayak gini..." (dan seterusnya panjang lebar berdiskusi) 
Saya : "Oo ok dokter, terimakasih untuk penjelasannya... Saya senang banget bisa diskusi kayak gini..." 
Dokter : "Sama-sama, kamu bisa dateng kapan saja, tiap hari di sini, setiap sore jam 5-7 sore pasien bebas datang tanpa harus buat janji." 
Saya : "Wah asik dokter, karena siapa sih yang merencanakan untuk sakit?"
Dokter : "Ya benar, makanya sangat penting pelayanan seperti itu. Kalo mau pagi-pagi baru bisa buat janji. Tapi kalo tidak sempat bisa datang sore ke sini... 

Dan akhirnya saya pamit pulang dengan harapan bisa cepat sembuh flu berat yang sudah lebih dari dua minggu ini, dan yang penting infeksi sekitar paru-paru karena batuk berat bisa cepat pulih...

Thank you God, ketemu dokter yang cocok, bisa diskusi soal kesehatan.... Maklum semua di rumah pada sakit... ❤💙

Saturday, May 13, 2017

Repost: Ahok: Simpang Susun Semanggi Bisa Beroperasi Mulai Juli


Suasana pembangunan simpang susun semanggi, Jakarta, Selasa (21/3). Lintasan kedua memiliki panjang 826 m, menghubungkan Jalan Gatot Soebroto di sisi Wisma Mulia dengan Jalan Raya Jendral Sudirman arah Bundaran Senayan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)


Liputan6.com, Jakarta, Sambungan atau box girder terakhir simpang susun Semanggi terpasang pada Selasa malam, 25 April, sekitar pukul 23.30 WIB. Dengan demikian, simpang susun Semanggi ini selesai terbentuk. Meski tidak hadir pada malam tersebut, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tetap mengapresiasi perkerjaan yang dinilainya cepat dan baik ini. 

"(Tidak datang) Kemaleman setengah 12. Tapi kita bangga dengan kerja Wijaya Karya, dia kerja cepat. Ini pola sangat baik. Ketika dikerjakan swasta dinilai jauh lebih murah dan cepat," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (26/4/2017). 

Ahok melanjutkan, pengoperasian Simpang Susun Semanggi ditargetkan pada Juli 2017. Rencana tersebut lebih cepat satu bulan dari target awal, yakni Agustus 2017. "Harusnya Juli ini udah bisa (dioperasikan). (Rencana) sesuai, melebihi target ini. Dulu kan Agustus, dia bisa maju satu bulan katanya," ucap Ahok. 

 Lebih jauh, Ahok berharap dengan adanya Simpang Susun Semanggi, kemacetan di lokasi tersebut bisa terurai hingga 30 persen. "Teorinya (mengurai kemacetan) 30 persen, tapi gimana kan mobil tambah terus. Tapi kita apresiasi karena ini pekerjaan pertama kali dalam dunia sipil kita, menyambung 60- 80 meter (bridge case)," tandas Ahok.

Friday, May 12, 2017

Repost : Opini Satyam Eva Jayate, Doa Pasek Suardika Untuk Ahok sang Taichi Master


Banyak teman meminta saya beri analisa soal bagaimana nasib politik Ahok setelah hakim menjatuhkan vonis 2 tahun penjara. Ada baiknya saya tulis ringan saja agar sederhana dibaca.

Kalau melihat gelombang aksi yang ada hingga vonis hakim, maka secara kasatmata Ahok sebenarnya sudah mati secara politik. Deretan pembenarnya banyak. Kasusnya adalah penistaan agama, dan agama yg dipeluk mayoritas yg dihina. Sudah dihukum.

Dan terbukti, dalam Pilkada, kesuksesan kinerjanya kalah dengan dampak “salah ucap” ketika bicara.

Itukah tanda kematian politik Ahok..? Ternyata tidak. Ahok yang dulu pernah hampir setahun bersama saya di komisi II DPR RI ternyata sedang mendapatkan anugerah politik yang luar biasa. Mungkin dia sendiri tidak menyangka ajan terjadi.

Pilkada memang Ahok kalah, Ahok dihukum penjara memang 2 tahun. Tetapi itu ternyata jadi pupuk kebangkitan nyawa politik Ahok.

Dalam dunia politik umumnya, tahapan awal dimulai dari bagaimana politisi itu diketahui, lalu dikenal, tahap berikutnya disukai. Tahapan disukai ini sudah mulai berdampak pada kemampuan elektoral yang bersangkutan. Yang paling hebat adalah bila politisi itu mampu memiliki pendukung yang fanatik.

Dalam kasus Ahok belakangan ini, justru terjadi anomali. Politisi yg dihukum dan terbukti kalah pilkada ini malah sekarang makin meroket namanya. Tidak hanya di Jakarta tetapi di seluruh Indonesia. Tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri.

Hebatnya lagi kini akibat Ahok dari kasus pribadi salah ucap itu telah menjadi sebuah simbol soal eksistensi Kebhinnekaan, Perlawanan terhadap Intoleransi, simbol gerakan keadilan dan lainnya.

Ahok telah bermetamorfosa dengan cepat dari terpidana menjadi simbol perjuangan spirit Kebinekaan, Kedamaian dan Keadilan. Sebuah nilai hakiki di semua umat manusia.
Padahal awalnya kasus “salah ucap”.

Pergerakannya sangat cepat. Kini Ahok tidak hanya mendulang keterkenalan hingga ke luar negeri, tetapi telah mendapatkan anugerah politik tertinggi yaitu fanatisme dari sebagian besar rakyat karena dijadikan simbol perjuangan hakiki tersebut.

Biaya politik juga sangat murah. Karena menjalankan vonis 2 tahun yang perkiraan saya nanti maksimal dilalui hanya 1 tahun 5 bulan saja. Sebab ada remisi dua kali dan

Pembebasan Bersyarat bila sudah jalani 2/3. Itupun kalau Bandingnya ditolak. Kalau dia menulis buku di penjara, maka bukunya akan menjadi best seller. Kalau bandingnya dikabulkan maka bisa lebih cepat lagi ke luar penjara.

Sehingga bagi lawan Ahok, telah terjadi salah hitung yang luar biasa. Upaya mematikan karir politik Ahok malah berbuah panen raya bagi Ahok.

Bayangkan untuk itu sudah berapa biaya yang harus dikeluarkan selama ini, dan Ahok melawannya dengan disiplin tepat waktu jalani sidang.

Berapa sumberdaya dan gerakan untuk mematikan Ahok dan Ahok melawannya dengan secarik kertas dari Lapas Cipinang dengan gerakan humanisnya.

Saya memprediksi, Ahok akan menjadi pemenang karena dia telah mendapatkan simbol utama sebuah gerakan politik yaitu Kemanusiaan, Persamaan Hak dan Keadilan. Sebuah simbol pergerakan politik yang tertinggi.

Ahok terlihat lemah tetapi ibarat sedang memainkan ilmu beladiri pernafasan Tai Chi..dalam gerakan yang lemah ada kekuatan dahsyat didalamnya.

Di sisi lain, kasus hukum yang dihadapi lawan-lawan Ahok ternyata tidak berani se ksatria Ahok. Datang ke penegak hukum, siap diperiksa, siap diadili. Lawan Ahok malah memilih gerakkan isu lain, kerahkan massa menekan aparat yang intinya terkesan di publik takut diperiksa.

Bahkan ironisnya lagi, ada yang memilih kabur ke luar negeri dengan berbagai kemasan pembenar.

Nah dalam hal fakta ini, Ahok dapat bonus kemenangan lagi. Ibarat bermain bulutangkis, Ahok dapat nilai dari bola lawannya yang nyangkut di net dari ketidakmampuan oemain lawan.

Jadi, menurut saya kartu politik Ahok justru makin hidup dan kuat. Sementara lawannya justru makin terpuruk.

Itulah politik seringkali unpredictable. Karena dalam politik selain ada kalkulasi nyata, ada juga nurani rakyat yang tidak terlihat ikut menentukan.

Ahok Ahok..Nggak menyangka karir politikmu menjadi begitu fenomenal.

Jujur sebagai sesama teman politisi saya iri. Tetapi iri positif. Paling tidak manfaatnya ada tempat baru untuk tempat belajar politik, yaitu membaca kisah perjalanan politik seorang Ahok yang fenomenal dan kontroversial.

Doa saya, Satyam Eva Jayate..! Kebenaran Pasti Akan Menang

Catatan Gede Pasek Suardika

Sumber : http://www.gerilyapolitik.com/satyam-eva-jayate-doa-pasek-suardika-untuk-ahok-sang-taichi-master/

NB : Tulisan beliau sungguh objective, saya suka...

Wednesday, May 10, 2017

Keadilan Cuma Untuk Kepentingan Politik & Golongan Tertentu

Sedih dengan hasil putusan Pak Ahok dipenjara 2 thn, sedih dengan proses hukumnya, sedih dengan kebodohan warga di Indonesia yang mau aja ditipu demi kepentingan politik dan golongan Islam yang katanya mereka merasa dinistakan agamanya. #speechless

baca-baca berita dan komen-komen di sosmed bikin sedih... 😓😞

yang menarik ada yg nulis gini :
The Game Master‏ @SoundOfYogi
Orang-orang yang nggak tau jadinya melihat dan menilai
"Oh.. Islam itu kejam ya?"
"Oh Islam itu bodoh-bodoh ya?"
"Oh Islam itu jahat"

Saya sendiri heran dimana sih menistakannya?? kenapa golongan mereka itu begitu cepat tersinggung, pemarah dan sangat mengerikan... Kita doakan semoga hukum di Indonesia bisa dipulihkan. Semua harapan kita warga yang inget keadilan dan kejujuran semua dikuatkan di lagu ini... Be strong Ahok,




Jangan Menyerah 
Edward Chen feat. Justin Faith Chen

Tuhan tak pernah janji langit selalu biru
Tetapi dia berjanji selalu menyertai
Tuhan tak pernah janji jalan selalu rata
Tetapi dia berjanji berikan kekuatan

Jangan pernah menyerah, jangan berputus asa
Mujizat Tuhan ada saat hati menyembah
Jangan pernah menyerah, jangan berputus asa
Mujizat Tuhan ada bagi yang setia dan percaya

Jangan pernah menyerah, jangan berputus asa
Mujizat Tuhan ada saat hati menyembah


Buat Pak Ahok, lagu ini semoga menguatkan : 

More Then Enough
JPCC Worship

When the mountains fall
And the sea turns rough
“But My Word stands strong,” says the Lord

When the world gets tough
Filled with broken hearts
“But My Love won’t fail,” says the Lord

Your love is powerful
Knees shall bow
Your love is mighty
The earth will shake
Your grace abounds in us
You’re more than enough for me

Jesus You’re able
To break every chain
Our lives in Your hands
You’re in control
Grace overflows in us
You’re more than enough for me