Friday, August 31, 2007

In Memoriam : She's Queen from The Heart

http://www.cojeco.cz/attach/photos/lide/Spencerova_389874/Lady-Diana-2max.jpgDe afbeelding “http://www.alad.net/memorial/images/ladydi/ladydi.jpg” kan niet worden weergegeven, omdat hij fouten bevat.


I love her so much...

Pasar Loak Summer 2007

Biasa disebut pasar loak, diadain selama musim panas satu kali di tiap zona, di setiap kota di Belgium. Di oostende pas tanggal 10-12 Agustus 2007. Beruntung cuaca bagus banget, hanya hari pertama aja paginya agak mendung. Bagus juga sih kalo di Bandung di kompleks-kompleks perumahan ngadain kayak gini, barang yang sudah tidak terpakai di keluarga A mungkin terpakai buat keluarga lain ;)










Sebagian cafe mengadakan barbeque... hhmmm enak.. :D


Ini suasana cafe di sebelah apartemen saya, brisik dan full...

[curhat] It's His Touch

Thank you God for your blessing day by day
Thank you for my family, mama, all my sister, Ronny and 2A

Thank you buat seseorang yang udah nyemangatin,
di saat saya
benar-benar down dan ditinggal banyak orang...
Thank buat temen-temen MP yang udah banyak ngasih banyak pelajaran masalah dalam kehidupan...
love you all



It's His Touch

Bob Fitts

Are you looking for an answer
to the question
God you don't understand
Just be patient you be answer
when the time right
You just recoups your hands

His touch I can see your soul
His touch I can bring control
tobe everyday frustration of your life
His love it make life world while
His love I can make you smile
without and within

As we learning all the free us
that consist you this cover your well
All the answer to your question
Will come easy when you looking side to self

Its His touch, His tender touch
Oh My Lord I love you tender touch
Its love, its sweet sweet love
Oh Lord, I need your love
Its His touch, His tender touch
Oh My Lord I need you tender touch

Thursday, August 30, 2007

Hydroquinone : cream pemutih muka



makasi ya dok muahhhhh emang bener, ngilangin noda item, karena matahari Empat hari langsung bersih...

Soal Si Nyai yang ditipu Agustus 2006

Pengen curhat nih, saya inget jelas, dulu kasus opik ama nyai itu kayak apa... sampe saya diinvite untuk ikut conference di ym ama cimut karena ada pengumuman dan sekaligus pembahasan masalah penipuan yang dilakukan opik ke nyai. Waktu itu semua shock denger kejadiannya. Dan waktu itu juga hubungan saya ama cimut masih bagus, we're like sister.

Ini Si Nyai kenapa sih, segitu dendamnya ama saya, kenal juga kagak. Padahal dari dulu dia ini benci ama saya dan si bramtje, tapi saya nggak pernah ngebales benci ama Si Nyai, saya malahan simpatik ama Si Nyai karena udah ditipu sama Si Opik... Harusnya dia sendiri yang beresin urusannya sama cowoknya kok malah seret-seret saya sih, orang kenal aja kagak... Dan gitu Si Nyai itu bener-bener pengen saya dibanned dari forum ckckckck... ya udah banned aja, gak ada untungnya juga. Si Nyai sendiri yang udah enak-enakan ama Si Opik ber-cybersex virtual, kok saya yang disalahin ini itu. Mana masalahnya sudah satu tahun yang lalu. Herannya kenapa Si Nyai masih bisa pura-pura ke saya... *bingung*

Tamparan Alam Itu Lebih Keras

Bangun pagi-pagi, seperti biasa saya ngepel rumah yg lengket karena abramtje numpahin coca dimana-mana, terus lipetin baju-baju yang kemaren diangkat dari jemuran... lumayan ada 4 keranjang tuh yang harus lipetin. Tau sendiri, baju anak kecil satu keranjang itu bisa dua kali lipat baju-baju orang dewasa... Bisa dibayangin jadinya hampur satu lemari nih baju-baju anak yang harus dilipetin.

Kemaren saya rencana pengen bikin lumpia.. igh gara-gara seseorang yang penasaran soal ikan teri (sebutan untuk member forum gak penting) dan harus masak jadinya niat bikin lumpia terlaksana juga. Lumpia saya succes euyy.. asikkk...! Ternyata kalo dicoba gampang lho... Selama ini saya bayangin susah bener bikin lumpia, karena saya memang nggak mau mencoba lagi, karena pertama bikin lumpia, kulitnya hancur dan terbuka saat digoreng, jadi minyaknya rusak krn isi lumpia berhamburan di penggorengan.

Sepanjang pagi rumah saya hanya terdengar suasana alam, yaitu music "kicauan burung", terima kasih buat Jo Juan yang udah mau mengupload. Berasa susana rumah seperti di CIhideung waktu ospek pencinta alam dulu. Inget banget pipi saya digampar bolak balik sama senior dari ESDASA huhuhuhu... terus ditiap pos juga saya gak luput dari tamparan. Saya nangis waktu itu, habisnya sakit bangettt... serasa gigi mau copot! Tapi si akang waktu itu tau aja kalo saya nangis gak ketauan (mata penuh airmata), dia bilang gini : 
"Kamu semua pasti sakit hati karena tamparan senior, muncul dendam dan ngomel-ngomel dalam hati kan??? Di alam tuh sakitnya bisa melebihi itu, kamu bisa mati kalo arogan! Kamu bisa mati kedinginan kalo nggak kompak. Semua taruhannya nyawa, karena alam lebih keras dari tangan-tangan para senior kalian.... !"
huhuhuhuu... alesan saja, padahal kesempatan saja tuh sebenernya. Tapi bener kok, temen saya meninggal ketimbun lahar mahameru... ada beberapa yang tersesat di Gunung Salak dan tidak ditemukan. Ah, betapa kejamnya alam, lebih sakit dari sebuah tamparan dan sekarang saya juga merasakan dalam kemajuan teknologi. Jadi kangen pengen ketemu anak-anak PA lagi... Miss you guysss!

Balado Telor

Masakan favorite, paling gampang dan enakkk...

Bahan :
- 6 butir telor rebus
- daun bawang iris
- 6 biji cabe merah
- 1 buah tomat
- 3 siung bawang putih
- 1 sjalot
- 2 sdm kecap manis

Caranya :

- Ulek semua bumbu kecuali telor dan bawang daun, lalu tumis beserta daun bawangnya.
- Setelah harum masukan telor rebusnya dan tambahkan garam dan penyedap secukupnya. Terakhir masukan kecap manis, aduk sampai rata, siap dihidangkan

Monday, August 27, 2007

MFM # 6: Roll Sawi Isi Keju

Tadinya saya gak mau ikutan ngeramein MFM #6 karena susah sih bahannya dari keju. Saya gak bisa baking dan gak punya oven kalo mo bikin cake or kue kering laennya.
Ada pm hihihihi....  ya udah deh ikutan. Setelah dipikir-pikir akhirnya bikin ginian aja. Nyontek menu restoran waktu kerja dulu. Pokoknya super gampang...
Begitu masak langsung diserbu unyil dia makan 3 roll... Ronny makan juga, katanya enakk, sambil mikir tea, karena harusnya memakai witlof/chicory bukan sawi :D




Bahan :

1 Sawi putih
2 bks keju parut
1 bks ham utk isi roti
2 sdm maizena
100 ml liter susu

Cara :
- Pilih daun sawi, buang batang tengahnya.
- Isi keju lalu gulung. Tutup dengan ham dengan menggulung roll sawi, krn gak ada tusuk gigi, saya pake tusuk sate hueheue...
- Masukan ke panci untuk dikukus hingga matang.
- Panaskan susu dan masukan sisa keju, setelah mendidih masukan maizena yang telah dicampur air lalu aduk sampe kental.
- Sajikan saos bersama roll sawi yang sudah matang


Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Sunday, August 26, 2007

[cerpen] Mertuaku Rivalku : Goodbye mom...

Seperti tidak ada kejadian apa-apa, sehabis menerima telepon dari iparku. Tapi memori pikiranku, membawa aku kembali ke waktu pertama kali bertemu dengan mertuaku. Gaya seorang madame yang arogan, tapi dia sangat ramah, banyak pertanyaan dan selalu senyum. Dia wanita tua berusia 72 thn waktu itu.

Teringat perkataan Uncle Willy sewaktu aku bolak-balik mengurus mertuaku yang koma di rumah sakit. Aku berpapasan dengan adik sang mertua di halaman gedung parkir rumah sakit. Saat bercerita tentang kesehatan mertuaku, dengan berkata penuh kebencian dan sakit hati terhadap kakaknya yang adalah mertuaku; "Biarkan dia mati kedinginan dan sendirian disana. Tidak ada satupun yang mengunjungin dia....!"

Aku tau ini konflik di keluarga mertuaku ini. Menyakitkan, miris dan sekaligus menyedihkan. Dan benar sekali ucapan sang adik, mertuaku pergi sendirian, tidak ada yang menemani dia. Tidak juga adiknya, tidak juga anak-anak dan cucu-cucunya... hiks... Tak terasa air mata mengalir dari sudut mataku. Sumpah sang adik seolah menjadi nyata.

Kesedihanku bukan karena dia pergi secepat ini, tapi disaat dia pergi, disaat dia membenci aku dan anakku. Baginya anak kecil ini sebuah bencana. Membuat rumah berantakan. Ribut karena sang anak aktif, lari kesana kemari mengelilingi setiap sudut rumah sang nenek. Dan aku sebagai menantunya dimata dia sudah tidak seperti dulu lagi ketika pertama kali berjumpa dengan dia. Menurut dia, aku terlalu tidak perduli akan keadaannya. Tipikal wanita tua, penuh curiga dan prasangka, padahal ngurus anak tanpa pembantu ini terasa berat bagiku. Menyita banyak waktu dan kadang membuat stress. Belum juga usai pekerjaan rutin di rumah, dan masalah lainnya yang harus dikerjakan.

Aku jadi ingin melihat jenazah mertuaku. Untuk terakhir kalinya aku rindu melihat wajahnya. Rindu semua persitiwa yang pernah aku lalui bersama dia, sewaktu aku masih sebatang kara di negara asing. Suami dan anak juga sudah siap untuk berangkat menuju Rumah Sakit dimana mertuaku dirawat dahulu. Ternyata jenazah sudah dipindahkan ke rumah duka. Hanya sore hari boleh dikunjungi, itupun hanya satu jam waktu yang diberikan dari pengelola rumah duka itu.

Sorenya aku kembali ke rumah duka itu. Oleh sang penjaga langsung diantar menuju ruangan dimana mertuaku terbaring. Begitu pintu ditutup. Air mata kembali mengalir deras.
"Ya Tuhan, dia sendirian.. tidak satupun ada yang datang... hanya kita???" pecah juga nangisku di ruangan itu. Anakku kebingungan melihat aku menangis.
"Tidak ada sakit lagi kan ma?? Ini yang terbaik..." begitu suamiku memandang wajah ibunya yang sudah memucat dan sangat putih.
"Ma, akhirnya kita ketemu lagi..." aku tidak sanggup meneruskan kalimatku. Benar-benar mimpi.
Anakku dan aku memperhatikan wajahnya, siapa tau dia tiba-tiba bangun dan berkata; "Kenapa baru datang...."
Ternyata tetap diam. Senyap... Aku menebarkan pandangan ke semua sudut ruangan itu.

Ruangan kecil tempat mertuaku terbaring ini sebesar ruang doa. Hanya 2 x 3 meter saja. Wallpaper berwarna perak abu-abu menjadi dasar warna ruangan itu. Sewarna dengan gorden yang juga berwarna perak abu-abu. Di kiri kanan tempat pembaringan mertuaku ada meja kecil untuk bunga. Mertuaku didandani dengan baju brokat putih. Ditutup dengan selimut dari bahan brokat putih juga. Di dekat kakinya ada meja kecil untuk wadah air parfum yang terbuat dari Alumunium. Biasanya yang menjengkuk memercikan air itu ke atas tubuh mertuaku.

Mertuaku tidur dengan tenang. Ada titik darah di ujung hidungnya. Tangannya seolah berdoa dengan rosario putih mutiara kesayangan dia. Anakku menggenggam erat tanganku. Bahkan sangat erat, terasa sakit di ujung jariku. Sambil dia bertanya, "Mama kenapa nenek diam saja. Bangunin, bilang Abram bawa lampu kecil."
"Nenek tidur... sama seperti kakas waktu itu..." aku menjelaskan sesederhana mungkin supaya dia mengerti. Mengingatkan dia sewaktu dia menangis sedih saat burung pipit kecilnya mati.

Setelah cukup puas memandangin wajah mertuaku, lalu aku, suami dan anakku pulang. Sebelum pulang, suamiku bercakap-cakap dengan penjaga rumah duka itu tentang surat yang dibutuhkan oleh suamiku untuk di bawa ketempat kerja, biasanya setiap kantor wajib memberikan cuti selama 4 hari. Minggu depan acara tutup peti dan kremasi dilaksanakan.

Aku ingat perkataan mertuaku yang sangat ingin dikremasi, jika dia pergi, "Supaya tidak merepotkan siapa-siapa. Kalau di kubur di tanah repot, harus ada yang ngatur tamannya, ini itu. Biarlah saya dibakar dan abunya pergi terbawa angin...."

****

Hari yang ditunggu akhirnya tiba juga, yaitu proses kremasi jenazah mertuaku. Dua hari sebelumnya aku sibuk kesana kemari mencari blazer hitam buat prosesi di gereja nanti. Maklumlah selama di sini aku tidak pernah memakai baju resmi seperti di negaraku dulu. Akhirnya aku beli blazer hitam dengan celana panjangnya di mall yang baru saja selasai dibangun di tengah pusat perbelanjaan kota tempat aku tinggal.

Pagi-pagi sekali, aku sudah bangun. Rasa tegang dan kuatir bercampuk aduk di dada ini. Tak bisa dibayangkan seperti apa nanti suasananya saat berjumpa lagi dengan keluarga besar suamiku. Terakhir aku bertemu dengan mereka sekitar dua tahun yang lalu, itupun karena mertuaku menelpon aku untuk datang ke rumahnya di hari pentingnya, yaitu hari ibu. Saat itu juga terakhir bertemu dengan adik ipar perempuanku.

Suamiku sudah siap dari tadi. Aku sibuk merapikan dapur setelah beres membuat kopi dan sarapan kecil buat ganjal perut selama prosesi nanti. Yang penting anakku tidak rewel. Acara orang dewasa seperti ini, biasanya membuat anak kecil cepat sekali merasa bosan dan membuat dia bertingkah menyebalkan.

"Ma, kita cepet-cepet ke oma yuk..." ajak anakku menarik ujung jaketku. Dia paling semangat kalau hendak bepergian. Apalagi ke rumah omanya, padahal sang oma sudah tidak perduli lagi padanya.
"Iya sebentar lagi. Tinggal bikin susu untuk kamu di perjalanan." jawabku sambil memasukan botol susu ke microwave untuk menghangatkan. Lalu aku memasukannya ke dalam tasku.
"Kita pergi sekarang, aduh telat ini," ujarku panik. Akhirnya kami berangkat ke gereja dimana tempat kami mendapat pemberkatan nikah dulu.

Sampai di halaman luar gereja, aku melihat kerumuman kecil di dekat gerbang pintu masuk gereja. Semua mata tertuju ke arah mobil kami. Mobil jeep Lada yang super brisik. Malu, tegang, bingung semuanya campur aduk. Perasaanku juga sudah tidak karuan. Pikiranku penuh dengan seribu dugaan yang aneh-aneh. Aku sudah tidak sanggup melihat mereka semua.

"Hallo..." kupaksakan bibirku untuk menyapa dan tersenyum pada mereka semua. Aku menyapa iparku yang perempuan, mencium pipinya, lalu ke suaminya dan kedua anaknya. Lalu ke istri adik iparku yang laki-laki dan anak perempuannya. Terasa sangat tegang sekali. Aku ingin sekali prosesinya cepat berakhir. Tapi bagaimana, mulai saja belom... Aku mengajak anakku ke dalam gereja, berjalan-jalan di taman gereja, supaya situasi yang tidak menyenangkan cepat berakhir.

Terlihat adik iparku yang berseteru dengan suamiku, dia tersenyum sedih sana sini seolah menunjukan dialah yang paling sedih atas kepergian ibunya. Supaya semua orang tahu, dialah yang paling penting dari acara prosesi ini. Dia menyambut tamu-tamu yang datang, dengan raut muka yang mengundang iba...

Kasian suamiku, semua seolah menghujat dia dari padangan mata mereka. Ya apa boleh buat, memang kami memutuskan untuk tidak mengunjungi mertuaku karena mertuaku sejak masuk rumah sakit yang terakhir kalinya, dia terlihat sangat berubah. Dia tidak mau berjumpa dengan anakku. Malah dia selalu marah-marah. Hal ini membuat kondisi kesehatannya makin menurun. Jadi lebih baik dia tidak bertemu dengan anakku. Dulu sewaktu anakku masih kecil, mertuaku sangat sayang padanya. Entah mengapa dia berubah seperti itu.

Akhirnya tiba juga mobil jenazah dari rumah duka. Kami para anak dan mantu berjalan di belakang peti jenazah yang diangkut oleh 4 orang dari rumah duka itu menuju altar gereja, untuk mengadakan kebaktian.

Aku gak ngerti apa kata sang pastur. Tapi kesedihan tetap membalut hati dan perasaanku. Betapa dekatnya aku dengan mertuaku. Serasa mimpĂ® dia terbujur kaku disini. Di kebaktian terakhir penutupan jenazah. Aku sedih, sampai tak terasa air mata ngealir di ujung pelupuk mataku. Aku bertahan untuk tidak terisak. Karena aku mendadak ingat akan almahum papa yang pergi meninggalkanku tanpa aku berada disininya...
"mama kenapa mama nangis," tanya anakku berbisik.
"Ssttt... soalnya oma tidur selama-lamanya. Seperti burung pipit kamu itu," jawabku sambil jari telunjukku di bibir supaya dia tidak bertanya banyak hal.
"Oh yah.. oma dood..." sambil cengar cengir anakku merebahkan kepalanya dipangkuanku.

Rasanya waktu berputar lebih lambat. Tiap detik terasa lebih lama. Situasinya makin tidak nyaman. Karena aku tau ada kericuhan kecil tadi sebelom prosesi di mulai. Penutupan peti akhrnya tiba, kami para anak dan mantu berbaris memercik air suci ke tubuh mertuaku. Terakhir kalinya kulihat lagi wajah pucat pasi mertuaku. Setelah itu kami berdiri di pintu gereja, untuk menyapa para pengunjung dan mengucapkan terima kasih karena telah sudi meluangkan waktunya mengikuti kebaktian tutup jenazah.

Kami semua bubar, tapi kami diundang kakak iparku ke cafe sekedar minum kopi dan berbincang sedikit. Sedangkan kedua adik iparku, pergi meninggalkan kami tanpa sepatah kata apapun. Setelah itu kami pulang, karena anakku mulai rewel. Dia telah lapar dan letih. Akupun demikian. Suamiku pun terlihat sangat letih dan di matanya terbersit kemuraman. Arrggg! Selalu begitu jika telah berkumpul dengan keluarga. Tidak ada binar kebahagiaan di sana.

"Ya ini terakhir... yg penting mama sudah tenang di sana," kataku menunjuk ke arah bentangan langit biru. Suamiku hanya mengiyakan saja. Udara saat itu begitu indah, panasnya matahari terasa semakin panas... Suasana yang indah untuk kepergian mertuaku. Tidak mendung dan juga tidak hujan seperti biasanya musim bunga di kota ini.


Oostende, 26 April 2007
posted in : Forum Cerpen & Cerbung

Saturday, August 18, 2007

Saya katanya Tukang Fitnah, Tukang nge-Bully, pokoknya busuk :))))

Tadi pagi saya dapat pm dari admin forum WG kalau saya telah berbuat sesuatu yang tidak menyenangkan bagi user di forum miliknya. Ini benar-benar udah fitnah dan pencemaran nama baik saya. Kalo saja dia tahu cerita sebenarnya, pasti dugaan negatif terhadap saya akan hilang.


Ini email kedua dari ex temen saya, sorry terpaksa saya publish diblog saya, supaya dunia tau yang sebenarnya... Dia bilang seakan-akan saya ada sengketa ama vonkrum (nickname seorang teman dari forum yang sama), padahal saya ama vonkrum sudah gak ada apa-apa. Saya damai-damai aja, pokoknya udah clear sejak januari 2007 lalu. Kalopun ada yang menyerang postingan vonkrum itu kan anak-anak di forum kenalan yang gak suka sama postingannya yang cenderung pamer. Gak ada soal personalnya, hanya postingannya aja. 

Saya lihat ada rencana terselubung dari ex teman saya dan cs-nya ini. Kayaknya mereka mau saya ini diban ama admin. Paling sesudah masa membership habis, masa bodolah saya mau diban juga. Toh membership juga gak ada gunanya selain tadinya beritikad baik untuk mensupport server WG. Tapi ya udahlah, semua yang simpatik sama saya juga bilang sudah telat. ya memang sudah lewat... ini email hanya kenang-kenangan aja sekaligus warning buat saya.

From: jxxx axxxx lxxxxxxxxxx@gmail.comTo: citytown xxxxxxxx@yahoo.comSent: Thursday, December 14, 2006 3:39:21 AMSubject: Re: soal vk
Yola,Iya yg elu lakuin udah bener, mending confront vk dulu, jangan langsung buka thread di forum modi.. karena elu kan belum mempelajari situasinya. Gw bilang sih, jangan ngelakuin apa2 dgn terburu2.. 
Gw liat ya si VK ini orangnya bisa "sabaaaarrrr" sekali bila diperlukan dan kalo nyerang orang itu pinter dan halus sekali.. seperti dia nyerang si ully yg di duncew itu.. si ully terang2an nyerang dia.. dan dia tau kalo ully sedang nyerang dia, tapi dia balesnya refer ke orang laen, bilang something like this, "Oww.. iya com mereka/some ppl memang seperti itu.." jadi pembaca yg gak tau masalahnya gak kepikir kalo si comy sebetulnya sedang ngatain vk.. lalu serangan ully dibalikkin ama dia..yg ngomong kalo sebentar lagi bakal musim liburan semoga adem2 atau apa gitu.. dengan kata lain dia sedang ngatain si ully panasan.. 
Lu gak bakal bisa menang ngelawan orang ini dgn cara terang2an Yo... makin elu terang2an, makin dia keliatan spt korban elu dan makin elunya yg keliatan jahat di mata orang laen. Sama aja seperti shella. Makanya gw diem2 aja mau diapa2in ama dia biarpun gw udah lama tau dia sering ngomongin gw dari si Michael, biarpun teman2nya sering nyerang gw dan anehnya tuh orang, tiap kali gw sedang diserang ama teman2nya dia bisa yg tiba2 sms gw dan nanya gimana kabar gw kenapa gw lama gak keliatan di wg.. how hypocritical can you be, coba??!! hehhe.. ya kan ada yg bilang kalo criminal always re-visit the scene of his/her crime, gw rasa sih itu yg sedang dia lakuin ke gw.. hihihi... tapi gw sih pura2 gak tau aja, yo. Dia tanya ttg kabar gw, gw malah ngomong panjang lebar ttg bisnis yg lagi gw rintis, gw lagi sibuk lah.. gw bilang, gw ada juga koq di wg.. tapi ya gak sering2 :p hihihi... trus gw minta dia doain supaya bisnis gw cepet jalanlah.. huahahaha... 
nih deh coba elu liat disini.. liat sampe halaman 7 ya, postingan gw yg terakhir itu gak dibales lagi ama dia (shella). http://forum.webgaul.com/showthread.php?s=&threadid=53493&perpage=15&pagenumber=5 makanya kemaren juga gw bilang ama si exxxx, kalo belom confirm si luscious atw apa itu ternyata si vk, sebaiknya jangan serang dia dgn gencar saat dia pake nick vk, dia akan totally ganti karakter.. kalo dia pake vk ya pura2 gak tau aja.. 
hehehe... I grew up with a passive agressive nanny, jadinya mau gak mau dari kecil udah belajar cara ngadepin orang2 macam gini :p kalo gak, gw bisa abis dingomelin nyokap bokap terus.. emang sih kalo ngadepin orang passive agressive gini sedangkan kitanya gak spt itu rasanya tuh spt icon yg jambak2in rambut sendiri hahahha... tapi kuncinya cuma satu. Harus sabar dan harus bisa ngikutin dan ngamatin permainan dia.. Kalo kita tidak sabar dan gegabah, kita yg akan jatuh dan keliatan sbg orang jahat dimata orang lain biarpun kenyataannya adalah yg sebaliknya. 
Orang yg straight forward itu cenderung tidak peduli dgn persepsi orang lain krn mereka hanya peduli dgn apa yg mereka anggap benar. Sedangkan senjata orang passive-agressive justru adalah persepsi. Jadi gw bilang sih, elu sabar aja, jangan emosi. Kalo ngomong ama si vk yg cool2 aja.. kalo udah gak tahan pengen nyindir pun kalo bisa karena dia duluan yg nyerempet ke elu..jangan karena dia ngomong gede atw nyebelin langsung lu pepet hehehe biarpun kadang gemes ya bacanya? :p 
O iya.. kalo elu mo bales si vk.. sebaiknya isi pm elu lebih banyak minta penjelasan dia, basically suruh dia yg ngomong, jangan lebih banyak elu yg kasih tau apa yg ada dipikiran elu. Karena kan elu udah tau sendiri kalo pm elu bakal dia sebarin ke teman2nya... jadi sebaiknya seminim mungkin info dari elu dan sebanyak mungkin kalimatnya dalam bentuk pertanyaan.. spt contohnya kalimat elu yg ini: 
"Asal elo tau aja, gue gak pernah sebarin kemana-mana waktu elo pm gue pamitan mo ninggalin WG krn elo nemu forum keluarga yang cocok buat elo di Indowpm dan gue tau elo disana didepak ama adminnya kan, makanya balik lagi ke WG?"
Instead, elu bisa nulisnya spt ini.. 
"Bbrp waktu yg lalu elu pernah bilang ke gw kalo elu ketemu forum keluarga yg cocok buat elu di indowpm kan? Elu juga udah pamitan segala dari WG ke gw kan?
Apa selama ini orang2 WG pada tau kalo elu didepak ama adminnya dari situ? Bisa ajakan kalo gw nyebar2in info ini ke orang2 di wg? Buat apa? Trus elu balik lagi ke WG stl didepak dari situ, malah pengen jadi moderator WG, apa gw waktu itu pm admin WG ttg info ini waktu acara pemilihan moderator kemaren?" 
ya begitulah kira2.. hehehhe... Koq gw malah jadi ngajarin orang ngomong jahat ya?? hehehe.. Ya pokoknya kalo elu bisa cuek ama dia ya cuekin, kalo gak bisa ya harus sabar.. kalo gak sabar malah jadi parah ntar.. kalopun terpaksa harus berinteraksi ama dia, usahakan seminimal mungkin provide info yg elu tau bakal dia pake utk jadi senjata melawan elu atw ridicule elu di depan teman2nya.
Gitu aja dari gw.. kalo ttg Ully.. gw rasa maksud dia baik, dia tau info kalo si vk mau nyerang temennya dari belakang dan dia mau kasih warning ke elu supaya elu gak caught off guard dan jadinya dia enteng aja kasih tau ke elu... 
Yo.. tenang aja.. elu punya banyak teman2 yg perhatian ke elu dan akan support elu koq... ttg vk, nyantai aja.. ntar gw perhatiin postingan2 dia deh.. kalo ada yg nyerempet2, ntar gw kasih tau ke elu, biar temen2 elu (atw si ully, gw rasa dia sih udah napsu banget haha) yg maju hahaha... OK say.. take care.. dan sampe nanti sore yah!! 

Saturday, August 11, 2007

THE FAIRMONT HOTEL DUBAI

Rating:★★★★★
Category:Other
Fairmont Dubai Hotel is the latest addition to the Fairmont collection of extraordinary hotels in extraordinary places. A unique blend of contemporary design and urban chic, The Fairmont Dubai is an icon in the business heart of the city. Designed with business in mind this multi-use complex - which includes apartments and offices - is just minutes from Dubai's key attractions, shopping facilities, golf clubs, beaches and directly linked to the Dubai International Convention Center by the 'Fairmont Walkway'.



I like to review this hotel, because my sister working at here. And that is a nice present for my father birthday's (love and miss you so much dad... hiks...)

Pasar Loak / Rommel Markt

Dari hari ini sampe Minggu (10-12 augustus 2007) sepanjang jalan Nieuwpoortsesteenweg ada kayak bazaar tapi ini campuran dengar gelar Pasar Loak/Rommel Markt. Hampir mirip seperti tahun lalu cuacanya. Tahun lalu lebih parah, hujan gede banget dan akhirnya bubarrr. Tadi pagi udara lumayan fresh, mendung, gerimis dan banyak angin. Sampai jam 1.00 PM gerimisnya berhenti, akhirnya keluar rumah juga pengen ngeliat Rommel Markt. Jalanan masih sepi, jadi bisa liat-liat barang yang digelar sama para peserta.

Inilah suasananya, semua yg ikutan membawa barang-barang rumahnya yang udah tidak terpakai lagi tetapi masih dalam kondisi bagus dan bisa dimanfaatin bagi yang membutuhkannya :
 


Beli kursi untuk di mobil, yang sekarang covernya kotor ketumpahan cola ama susu coklat. Asek murahhhh cuman 10 EUR, keluaran VoLvo lagi 

Ini si unyil di jalanan, sibuk lari sana-sini...



sok sibuk ngecek di jalanan :


Abis jalan-jalan, si unyil kecapen dan laper, dia minta makan kentang goreng, gue juga ikutan makan hihihi...


Terakhir nih ada acara drumband segala, yang jalan dari ujung kiri sampe ke ujung kanan. Suasana pasar loak sepanjang jalan di depan rumah malah tambah ramai, karena cuaca cerah ceria panasssssssss..

 

Thursday, August 9, 2007

Kahlil Gibran

Rating:★★★★★
Category:Other
Since high school I really crazy about him. Curious about his life and about his art... Here biography about him :



-1883: Gibran Kahlil Gibran was born in Bsharri, a village in the north of Lebanon. He originated from a humble family. His father, Kahlil, worked as a tax collector. His mother Kamle Rahme had one child called Boutros from a previous marriage. After Gibran, Kamle gave birth to Mariana and Sultana.

-1895: Gibran's mother, Kamle, immigrated to Boston with her four children hoping to flee misery, while his father stayed in Lebanon passing through financial difficulties. In the United States, Gibran met the famous photographer, Fred Holland Day.

-1898: Gibran returned to Lebanon to study Arabic and French at La Sagesse College in Beirut.



-1902: In the space of fifteen months, misfortune struck Gibran's family three times: Gibran lost his mother, sister and half-brother.

-1904: Gibran met Mary Haskel, an American citizen, who will encourage and help him. He published several poems in prose (which would later be gathered under the title of A Tear and a Smile).

-1908: He settled down in Paris to pursue an artistic training.

-1911: From then on, Gibran settled in New York. He started a rich and an intimate correspondence with May Ziade, a Lebanese intellectual living in Cairo.

-1918: The "Madman", his first book written in English, was published.

-1920: Gibran founded with other Arab and Lebanese co-writers and poets living in the United-States a literary society "Al-Rabitat Al-Qualamiya", (The Pen-bond society).

-1923: The Prophet, Gibran's seminal work, was published. The book was an immediate success. Gibran started a solid friendship with Barbara Young, who later became his confident.

-1928: Jesus, the Son of Man, the fruit of 18 months of uninterrupted work, was published.

-1931: Gibran died at the age of 48 in a hospital in New York. His body was transferred to Lebanon. It lies today in his native town Bsharri in the monastery of Mar Sarkis (Saint Serge), turned into a museum.

All about Kahlil Gibran : www.kahlilgibran.org

Monday, August 6, 2007

Masak Bebek Bumbu Arsik

Duh bingung, dikasih bebek ama temen dari Gistel. Mo digoreng nanti dagingnya tambah keras.. digulai, bosennn. Akhirnya bikin bebek panggang bumbu arsik. Karena gak ada kacang panjang, sayurnya diganti pake sawi putih di dalam perut bebeknya. Bumbunya (Kunyit, Jahe, Laos, BP, BM, Sere) semua diblender halus, terus siram ke bebek, saya diamkan selama 30 menit, abis itu masukin ke oven 200° selama 20-25 menit.

Bebek Arsik :D

Sunday, August 5, 2007

Barbeque Malam Hari





Bumbunya : bawang putih bubuk, kunyit, ketumbar, thym, garam, kecap
Rendam daging dalam minyak dan bumbu selama 1 jam sebelum bbq
Hasil : enakkkkkkk

Kebun Kangkung Mini


Kangkung yg baru muncul dari bibitnya :D

Akhirnya nanem sendiri deh... sekalian untuk penghijauan teras yang super gersang hahaha... Ini hari keempat sesudah ditanamin, cepet banget, asal banyak airnya kangkung tumbuh expres heuheue... Saya bikin 3 pot doang. Buat yang di Indonesia, nanti akhirnya ike bisa makan kangkung per dua minggu, kalo succes lho hihihihi... *doain ya*

update :
16, 21 Agustus 2007

All documen gone... :arggg

Duh kesellll...gara-gara instal ulang windows XP, semua data ilang semua termasuk foto-foto terbaru yang ke pantai kemaren :argggg

Padahal udah milih yang : documan dan file yang ada gak akan kehapus, eh malah kehapussss, tau gitu kan diburn dulu ke cd.. duh bete berattt!!!!

Wednesday, August 1, 2007

[Lirik] Hati Hamba - Sari Simorangkir

HATI  HAMBA

Ku tak dapat lupakan kebaikan yang kuterima
pengorbananMu yang mulia
jadikan kuberharga

Kau tulus menerima, aku apa adanya
kekuatan kasihmu nyata memulihkan hidupku

Kau bukan Tuhan yang melihat rupa
kau bukan Tuhan yang memandang harta
Hati hamba yang selalu kau cari
biar kau temukan didalamku
selamaku hidup kumau menyembahmu
sebab kau sangat berarti bagiku
yang terbaik yang ada padaku
kupersembahkan kepadaMu Yesusku
...Tuhan...

thank buat musik yang begitu indah, isinya menguatkan dan nyemangatin, kalo Tuhan emang tulus nerima kita umatnya ada adanya...