Thursday, June 26, 2008

Ketika Aku Sudah Tua

Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula.
Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku.

Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu,
ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.

Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraanku.
Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tidur.

Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku.
Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi?

Ketika aku tak paham sedikitpun tentang tehnologi dan hal-hal baru, jangan mengejekku.
Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap "mengapa" darimu.

Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku.
Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil.

Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat.
Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau disamping mendengarkan, aku sudah sangat puas.

Ketika kau memandang aku yang mulai menua, janganlah berduka.
Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan.
Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani aku menjalankan sisa hidupku.

Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur, dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.

From,
your dad & mom


19 comments:

Le Karnadinata said...

abdi kan sudah jadi Oma whuahahahahha....makin tua makin edun ach...

citytown triefince said...

hahahaha oh nya si oma hahahhaa
teteh kan oma super hueheuee

Nora Greuling said...

RamOntiS kalee kau bah...

soen dari said...

inget enyak babe nih jadinya..hehe

sannyo - said...

untuk diterapkan ke ortu kita? atau suruh anak kita menerapkan ke kita? he..he..he..

Ida Ariningsih said...

hmmmm bearsa dah makin tuak aja nih hihihihi

butet aruan said...

jadi berasa tue dah gue Yol.. padahal si Thomas masih kecil....

Sefa Firdaus said...

loh, tadi replyanku mana?

_Meilly_ Maaf,Jarang OL (Sibuk Cursus) said...

BAGUS YOL.....

citytown triefince said...

di yang satunya :D

citytown triefince said...

iya bagus nih nguatin ya... dari temen tuh say...

Jeng Sari Offline said...

Jadi inget emak gw :(( Kangen ama emak :(

citytown triefince said...

telepon..........

*♥ d!@n ♥* said...

Bagus banget Mbak Yola, entar kalau sdh tua kita akan mengelami ini.

Siska WP said...

beautiful

~ –Āleonora Hedvall~ said...

nice one...

bunga ria said...

bagus banget...
tuk kita terapkan ke ortu kita.
artikelnya jangan dibuang. ntar anak kita dah besar, kasih ke mereka
:)

aluizeus suryo said...

boleh aku copy paste ke blog ku, biar bisa dibaca anak cucuku nanti.
salam bike 2 work ;)

citytown triefince said...

ya boleh dengan senang hati :x